Binar itu menyapa perantara alinea
Merangkak dari serpihan nostalgia
Kilau pendarnya masih sama
Sorot misteri yang masih terasa
Ratusan tanda tanya menjumpai hari
Ribuan kenang mencabar nurani
Jutaan tawa membasahi hati
Milyaran harap menelusuk memori
Binar itu serupa bulan temaram
Cahayanya mengusik kelam
Namun sosoknya jauh menyelam
Cabar ini mengelana malam
Silaunya membenah harap
Janjinya mengiring lelap
Kuriositas membumbung kalap
Vibrasi cakap menjelma senyap
No comments:
Post a Comment